pariwisata kabupaten jember

Jelang May Day, Polres Jombang Gelar Apel Pasukan

  Dibaca : 373 kali
Jelang May Day, Polres Jombang Gelar Apel Pasukan
APEL: Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto (kiri) bersama Bupati Jombang Nyono Suharli saat apel pasukan jelang peringatan May day
space ads post kiri

Jombang, Memo X – Jelang peringatan Buruh Internasional atau May Day pada Senin (1/5), jajaran Polres Jombang menggelar apel gelar pasukan di lapangan Mapolres Jombang, Sabtu (29/4) pagi.

Apel dibuka dengan pembacaan asmaul husna dan dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto dan dihadiri oleh Bupati Jombang Nyono Suharli serta Ketua DPRD Jombang Joko triono, Kajari Jombang serta diikuti oleh 600 pasukan personil gabungan dari polri dan TNI.

AKBP Agung Marlianto mengatakan, apel bertujuan untuk mengecek personil setiap peleton dalam kesiapannya untuk mengamankan Hari Buruh, 1 Mei nanti.

“Kegiatan ini nantinya untuk melakukan pengamanan pada 1 Mei, kita kedepankan unsur-unsur yang prevrentif. Kita turunkan 600 personil dan kita pusatkan di Taman Kebon Rojo,” jelasnya.

Dalam kesempatannya, AKBP Agung juga menghimbau kepada setiap personil agar tidak membawa senjata api saat melakukan pengamanan.

“Sesuai dengan SOP, setiap ada unjuk rasa baik itu dari mahasiswa ,para buruh atau lainnya, personil keamanan dilarang membawa senjata api. Nanti sebelum berangkat, kita akan melakukan pengecekan satu per satu dan perwira pengendali, komandan peleton akan bertanggung jawab atas itu,” beber Agung.

Menurut Agung hingga saat ini dirinya belum mendapat laporan terkait adanya demo di hari buruh 1 Mei nanti, dan ini tentunya menjadi momen yang monumental bagi jajarannya maupun dari aksih buruh.

Hal itu dikarenakan Bupati Jombang dan kesatuan Polres Jombang telah mengadakan rapat dan mengadakan forum-forum terbuka bagi para buruh serta lebih mengedepankan pendekatan humanis serta telah melakukan negoisasi-negoisasi yang berhasil menjaring aspirasi para buruh.

Sehingga pada 1 Mei nanti diharapkan tidak terjadi aksi demo melainkan akan ada kegiatan sosial dari para buruh di Taman Kebon Rojo Jombang diantaranya aksi donor darah, panggung hiburan dan lainnya.

“Beberapa tuntutan yang sudah kita dapat dan sudah kita data diantaranya penolakan upah murah, tolak Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang upah yang tidak sesuai, serta kebijakan-kebijakan lainnya yang dirasa tidak berpihak kepada masyarakat. Dan semua itu sudah disikapi oleh Bapak Bupati Jombang, untuk kegiatan para buruh di Taman kebon Rojo lebih pada kegiata0n sosial, ada panggung Hiburan, jalan sehat, dan aksi donor darah dari para buruh, ” pungkas Agung. (sah)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional