pariwisata kabupaten jember

Bupati Jombang akan Klarifikasi Perbedaan Penetapan biaya Pemasangan Listrik oleh Aparatur Desa dengan PLN

  Dibaca : 524 kali
Bupati Jombang akan Klarifikasi Perbedaan Penetapan biaya Pemasangan Listrik oleh Aparatur Desa dengan PLN
Bupati Jombang
space ads post kiri

Jombang, Memo XBupati Jombang Nyono Suharli akan segera klarifikasi perbedaaan tarif biaya realisasi pemasangan listrik yang disampaikan oleh aparatur desa kepada warga Dusun Kedungdendeng, Desa Jipuhrapah dan Dusun Rapahombo Desa Klitih yang berbeda jauh dengan biaya yang ditetapkan oleh PT PLN dengan ketentuan dari Kementerian ESDM.

Nyono Suharli Wihandoko menyatakan biaya pemasangan otomatis sama dengan yang ditetapkan oleh pihak PLN. Namun jika ada perbedaan dengan yang ditetapkan oleh pihak PLN akan segera diklarifikasi. “Saya pikir kalau kaitannya dengan biaya otomatis biayanya sama dengan PLN, tapi nanti kita akan coba cek perbedaan biaya tersebut,” ujar Nyono saat dikonfirmasi tim Memo X seusai rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Jombang, Rabu (06/07).

Dalam pantauan Memo X perbedaan biaya tersebut terjadi pada tarif pemasangan meteran 450 VA dan 900 VA. Sebelumnya sejumlah warga Rapakombo mengaku, pemasangan meteran listrik dengan daya 450 VA Rp.2,5 Juta dan untuk beban daya 900 VA dikenakan biaya RP 3,5 Juta.

Biaya pemasangan tersebut, disampaikan aparatur pemerintah desa setelah sebelumnya menerima informasi dari petugas PLN yang bekerja membangun jaringan listrik.

Namun hal itu sempat dibantah oleh pihak PLN. Manager PT PLN Ploso Khozain mengatakan, memang benar bahwa warga dikenakan biaya pemasangan meteran dan biaya pemasangan meteran listrik sudah dikonfirmasikan dengan pihak PLN Area Mojokerto, namun biayanya tidak sebesar yang disebutkan oleh warga.

“Biaya pemasangan itu juga sudah kami konfirmasikan ke PLN Area Mojokerto. Pemasangan per pelanggan memang ada biaya, hanya nilainya tidak sebesar yang disebutkan warga untuk daya 450 VA hanya Rp 421 ribu. Kemudian daya 900 VA, biayanya adalah Rp 843 ribu. Disusul daya 1.300 VA biayanya Rp 1,2 juta dan daya 2.200 VA biayanya adalah Rp 2 juta, ” pungkasnya. (ham/ono)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional