pariwisata kabupaten jember

Pasutri Dukun Palsu Kuras Miliaran Rupiah

  Dibaca : 382 kali
Pasutri Dukun Palsu Kuras Miliaran Rupiah
space ads post kiri

Jombang, Memo XSepasang suami istri RZ (25) dan TP (26) warga Desa Plandi Kecamatan/Kabupaten Jombang dibekuk tim unit Reskrim Polres Jombang.

Keduanya dibekuk karena melakukan tindak pidana penipuan dengan modus berpura-pura menjadi dukun yang bisa menggandakan uang.

“Tersangka dibekuk di kediamannya di perumahan Graha Metro Desa Tunggorono Kecamatan/Kabupaten Jombang, Rabu (26/7/2017) sekitar pukul 23.00 Wib. Modus tersangka memiliki ilmu ghaib yang sanggup menggandakan uang menjadi berlipat-lipat. Dari aksi pasangan suami istri itu korban mengaku dirugikan sebanyak Rp 1 miliar 680 juta,” ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto dalam Press Release yang digelar di Mapolres Jombang, Kamis (27/7/2017).

Dari kedua tersangka diamankan barang bukti 6 lembar bukti transfer ATM Mandiri dan BCA satu stempel berlogo Bank Indonesia (BI), 2 unit mobil Toyota Vioz warna hitam Nopol S 1357 ZC dan Mitsubihi Lancer No Pol W 472 XR, kemudian dua Box peti berIsi uang sebesar Rp 4.400 juta yang disusun dipermukaan dan dibawahnya tumpukan koran sebagai media menggandakan uang, satu buku rekening BCA atas nama RZ , uang tunai sebesar Rp 1 juta 940 ribu, satu rumah tersangka di Perumahan Graha blok C Desa Plandi dan barang bukti berupa kendaraan dan aset tersangka lainnya.

AKBP Agung Marlianto mengungkapkan, Terungkapnya tindak pidana kasus penipuan yang dilakukan kedua tersangka tersebut berdasarkan laporan dari sejumlah korban yakni DRSL seorang dokter gigi warga Gayungan Surabaya dan WT warga gang Puspa No 1 Kabupaten Magelang.

Awalnya,kedua korban bertemu dengan tersangka pada bulan juli 2016. Kemudian tersangka menawarkan sejumlah barang antik kepada korban berupa pedang samurai seharga Rp 10 Triliun Kepada DSRL dan menawarkan Hewan Tokek besar seharga Rp 150 Juta Kepada WT.

Sebelum membeli korban dipersilakan melihat tokek tersebut dengan mahar sebesar Rp 5 juta. Melihat korban tidak tertarik dengan kedua barang tersebut, tersangka kemudian memperlihatkan tumpukan uang yang tersimpan di dalam dua peti/box besar yang dihasilkannya dengan ritual.

Korban yang tertarik ,oleh tersangka diwajibkan menyediakan minyak Panabal Sahwa, Minyak Apel Jin, candu, kambing, ayam dan menyerahkan mahar secara bertahap sebesar Rp 1 milyar 680 juta, sebagai pelengkap ritual.

Namun, setelah ritual usai, dan korban telah memenuhi syarat tersebut hingga saat ini uang yang di janjikan menjadi berlipat-lipat tersebut tidak ada. Merasa ditipu kemudian korban melaporkannya ke Mapolres Jombang.

“Akibat perbuatannya, tersangka telah melanggar pasal 378 tentang tindak pidana penipuan,selain itu juga tersangka melanggar UU tentang pidana Money Laundry atau pencucian uang,” pungkas AKBP Agung Marlianto. (ham/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional