pariwisata kabupaten jember

Panen Tembakau Tahun 2017 Bersama Bupati Jombang

  Dibaca : 529 kali
Panen Tembakau Tahun 2017 Bersama Bupati Jombang
space ads post kiri

Panen Meningkat dan Harga Tembakau Tinggi

Jombang, Memo X – Anjloknya hasil panen dan harga tembakau di Kota Santri tahun 2016 yang lalu membuat Pemerintah Kabupaten Jombang berupaya semaksimal mungkin agar ditahun 2017 ini panen tembakau berhasil dan mengalami peningkatan. Upaya Pemkab Jombang itu terbukti dengan pemberian bantuan pupuk dan Alsinstan kepada petani tembakau di Kabuh Jombang dalam setahun ini. Hasilnya panen tahun ini memuaskan.

“Tahun 2016 kita mengalami kerugian, tapi untuk tahun 2017 ini kurang lebih luasanya 5.130 hektar, perhektarnya itu bisa sampai 9 hingga 11 ton tembakau,” ujar Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko saat menghadiri kegiatan ‘Panen Tembakau Tahun 2017 Bersama Bupati Jombang’ di Dusun Patran, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Jombang.

Bupati Nyono memaparkan, hasil panen tembakau para petani ini kualitasnya sangat bagus dan sudah dikirim perusahaan rokok ternama di Indonesia Seperti Sampoerna, Djarum dan beberapa perusahaan rokok yang lain. “Ada yang dikirim ke Sampoerna, Djarum, dan sejumlah perusahaan rokok ternama yang ada di Indonesia,” paparnya.

Dari kualitas tembakau yang bagus, lanjut Nyono, secara tidak langsung mempengaruhi harga jual tembakau itu sendiri, sehingga keuntungan finansial dapat dinikmati oleh petani tembakau. “Cukainya saja bisa membantu pemerintah khususnya tembakau ini sebesar Rp 2,6 triliun. Memang langsung ditangani pemerintah pusat, tapi otomatis kita juga dapat bagi hasil,” ujar Nyono

Sementara itu kepala dinas pertanian Kabupaten Jombang, Hadi Purwanto menjelaskan, pada tahun 2016 luas tanam tembakau sekitar 3.656 hektar. Sementara untuk 2017 ini berkembang mencapai 5.130 hektar. Selain itu,untuk harga daun tembakau basah di tahun 2016 lalu berkisar Rp 1.500 sampai pada Rp. 2.500 perkilogram. Namun di tahun 2017 harga daun tembakau basah antara Rp 3.000 hingga Rp 6.000. Sedangkan,kenaikan harga paling signifikan terjadi pada tembakau kering. “Untuk tembakau kering, di tahun 2016 hanya mampu pada harga Rp 16 ribu sampai Rp 18 ribu. Sementara tahun ini, tembakau kering paling murah dihargai Rp 22 ribu. Dan paling tinggi mencapai Rp 77 ribu,” pungkas Hadi. (ham/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional